Rabu, 14 November 2012

Kami Tantang Anda!

Sebagai bagian dari Fakultas Sastra, kami menantang anda untuk membuat sebuah cerpen dengan ketentuan:

Tema: Selaksa Karya Berbalut Napas Budaya
Genre: Bebas
Format: Bebas!
Jumlah kata: Ga lebih dari 3 halaman Ms.Word lah..


Lalu kirimkan ke email kami, psamabimfibui2012@yahoo.com paling lambat hari Minggu (18 November) besok.
Jika kamu rasa dirimu mampu, kami tunggu cerpen anda!


3 cerpen terbaik akan kami publish di blog ini :)

Salam semangat,

Selaksa Karya Berbalut Napas Budaya!:D

Sabtu, 22 September 2012

Kenangan

Waktu mungkin berubah, namun kenangan tak akan pernah musnah.

PSA Mabim FIB UI 2012
Selaksa Karya Berbalut Napas Budaya
 
 saat mendengarkan penjelasan dari Pak Untung

'Semangat ya dek! Kalo sakit bilang!'
 
 'Maba! Tanpa suara!'

 'Kita buktikan kalo kita pantas jadi Mahasiswa FIB!'

 'hati-hati provokasi!'

 'Heh?'

 'Maba jangan ada yang tidur!'

 'Kamu lari, saya juga lari!'

 Tren kacamata 2012

'Lalala.. Yeyeye..'
 
Selaksa Karya Berbalut Napas Budaya 

Jumat, 21 September 2012

Sistematika Banding

PSA Mabim FIB UI 2012 telah usai. Sebelumnya kami ucapkan selamat datang para pejuang muda FIB UI 2012!

Kini saatnya banding bagi peserta yang tidak lulus. Berikut ini cara-cara banding yang dikemukakan oleh DPM FIB UI seperti yang dikutip melalu akun twitternya di @DPM_FIBUI. Cekidot!

Pengumuman kelulusan telah dipasang di mading gedung IX sejak hari Senin lalu. Yang belum lulus, jangan kecewa, kalian bisa banding. Sidang banding tahun ini terbuka bagi siapa saja, baik yang tidak lulus tanpa tanda bintang, maupun yang tidak lulus dengan tanda bintang. Bagi yang gak lulus dan gak mengajukan banding, pasti rugi dan nyesel. Ayo gunakan hak kalian! Kelulusan sangat penting karena merupakan syarat untuk memperoleh status anggota biasa IKM FIB UI. Pengumuman kelulusan bisa dicek di mading gedung IX FIB UI. Sidang banding akan dilaksanakan pada Senin-Rabu, 24-26 September 2012. Khusus untuk Prodi Arab, Arkeo, Belanda, Cina, dan Ilmu Filsafat, sidang banding akan dilaksanakan pada Senin, 24 September 2012 pukul 16-19. Khusus untuk JIP, Sejarah, Indonesia, Inggris, dan Jawa, sidang banding akan dilaksanakan pada Selasa, 25 September 2012 pukul 16-19. Khusus untuk Prodi Jepang, Jerman, Rusia, Korea, dan Perancis, sidang banding akan dilaksanakan pada Rabu, 26 September 2012 pukul 16-19. Bagi yg berhalangan di waktu tersebut dan tidak bisa sesuai jadwal, silakan hubungi di nomor 087885860437 untuk diatur ulang waktunya. Sidang banding kelulusan gak ribet kok. Cepat dan mudah. Cukup jelaskan alasan kalian, bawa data seperti surat sakit yang memperkuat bukti bahwa kalian bisa lulus . Info lebih lanjut silakan hubungi atau kakak mentor kalian saat Tolong bantu sebarkan info ini ya ke teman2 maba FIB, terutama yg tidak lulus . Pastikan mereka memperoleh haknya! ;)

Terima kasih atas perhatiannya. Sampai jumpa di sidang banding. Salam perjuangan!! Hidup mahasiswa!!

Minggu, 26 Agustus 2012

Kelompok Mabim

Hai teman-teman 2012! Mumpung masih suasana Idul Fitri, kami ingin mengucapkan Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf kahir dan batin. :)
 
Kelompok yang sudah kami tentukan ini adalah kelompok yang akan digunakan saat Mabim (1-2 September 2012) nanti. Hayoo.. Namamu terdapat pada kelompok mana? Cari sekarang juga ya! :)


Selaksa Karya Berbalut Napas Budaya!

Senin, 30 Juli 2012

LAMBANG PRODI

digambar di nametag

RALAT LOGO ARKEOLOGI


arkeologi
Mohon Maaf, untuk logo Arkeologi yang berada di Buku Budaya itu salah. Logo yang benar adalah ini. Jadi untuk Maba Arkeologi harap mengganti dengan logo ini. Terima kasih.

RALAT LOGO INGGRIS

sastra inggris
Mohon Maaf, untuk logo Inggris yang berada di Buku Budaya itu salah. Logo yang benar adalah ini. Jadi untuk Maba Inggris harap mengganti dengan logo ini. Terima kasih.

Minggu, 29 Juli 2012

Struktur IKM FIB UI (Edisi Revisi)

DPM : Dewan Permusyawaratan Mahasiswa
BEM : Badan Eksekutif Mahasiswa
HIMA : Himpunan Mahasiswa
BO : Badan Otonom
BSO : Badan Semi Otonom



RALAT LOGO


Mohon Maaf, untuk logo Rusia yang berada di Buku Budaya itu salah. Logo yang benar adalah ini. Jadi untuk Maba Rusia harap mengganti dengan logo ini. Terima kasih.

Kamis, 19 Juli 2012

Pengertian PSA Mabim

'Kak, PSA Mabim itu apa sih?'
'Bedanya PSA sama Mabim itu apa ya?'

pasti pertanyaan-pertanyaan itu juga muncul pada diri kalian kan saat pertama kali mendengar kata PSA Mabim?
let us tell you what it is.

PSA adalah pengenalan sistem akademik. Acara ini berisi pengenalan-pengenalan semua hal yang berhubungan dengan akademik. Mulai dr gimana cara buka SIAK, isi jadwal, lihat nilai, ngajuin beasiswa, dan banyak lainnya. Disana juga bakal kenalan dengan dekan (semacam kepala sekolah, tp tingkat fakultas) beserta jajarannya, lalu ada dosen2 juga yang bakal ikut memeriahkan acara tersebut.


contoh page SIAKNG

contoh page profile akun UI

sedangkan Mabim adalah masa bimbingan. Disini kalian akan berkenalan dengan organisasi-organisasi yg ada di FIB seperti BEM dan DPM, lalu juga dng BO/BSO, prodi dan HM prodi, serta komunitas yg ada di FIB. ada juga acara2 lainnya yang pastinya bakal seru abis. :)

dengan mengikuti PSA Mabim, kamu bisa mendapatkan banyak hal yang nantinya akan sangat berguna dan menunjang hidupmu 4 tahun kedepan sebagai mahasiswa kampus budaya FIB UI, seperti nilai2 tridharma, nilai2 ke-FIB-an, nilai2 keagamaan, nilai2 kemahasiswaan, teman2 baru, dan yang paling penting adalah status IKM Biasa FIB UI.

apasih status IKM Biasa FIB UI itu?
status IKM biasa itu merupakan status bahwa secara resmi kamu adalah mahasiswa FIB UI. tanpa status ini, kamu tidak bisa mengikuti segala organisasi dan kepanitiaan yang ada di FIB UI. status ini hanya didapatkan jika kamu lulus dari PSA Mabim FIB UI, yang berarti kamu harus mengikuti rangkaian acaranya.

disini nggak akan ada yang namany bully ato perploncoan! jangan takut! 2012 dek, masih aja mikir sempit :p
semua tugas yg diberikan nantinya akan bermanfaat banget buat kalian. so, jangan sampai ketinggalan yaw! :)

_selaksa karya berbalut napas budaya_

Minggu, 15 Juli 2012

Buku Budaya PSA MABIM FIB UI 2012

Teman-teman, buku budaya adalah kitab suci yang berisi kumpulan tata tertib, tugas, dan atribut yang wajib kalian miliki. Buku budaya ini hukumnya wajib untuk dibawa oleh semua mahasiswa FIB 2012 saat briefing yang akan dilaksanakan pada tanggal 4  Agustus 2012 nanti. Kalian harus mendownload dan kemudian mencetak buku ini. Buku boleh dicetak tidak berwarna.
Buku budaya bisa didownload di http://upload.ui.ac.id/?a=d&i=458123

Untuk mendownloadnya, kalian harus menginputkan password.

hint: Nama Depan Ketua Pelaksana PSA Mabim FIB UI 2012

Selamat mendownload ^^

Selaksa Karya Berbalut Napas Budaya!

Sejarah FIB UI


Taman FIBUsaha untuk mendirikan sebuah Fakultas Ilmu Budaya atau FIB ( d/h Fakultas Sastra Universitas Indonesia--FSUI), di Indonesia sudah ada sejak tahun 1920-an. Waktu itu, kaum terpelajar Belanda dan kaum nasionalis Indonesia mempunyai cita-cita ke arah itu, meskipun tentu saja tujuan mereka berbeda. Kaum terpelajar Belanda bermaksud meneliti dan mempelajari kebudayaan Indonesia secara lebih ilmiah, agar dengan demikian politik kolonialnya dapat lebih berhasil. Sebaliknya golongan nasionalis bermaksud untuk meneliti dan mempelajari kebudayaan Indonesia dengan tujuan untuk menanamkan dan mengobarkan semangat kebangsaan Indonesia.
Karena berbagai rintangan, antara lain resesi ekonomi yang melanda Negeri Belanda, rencana pembukaan Fakultas Ilmu Budaya tertunda bertahun-tahun. Baru pada tanggal 4 Desember 1940 Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte dibuka, menempati gedung Rechts Hogeschool-- yang sekarang menjadi gedung Departemen Pertahanan dan Keamanan -- di Jalan Merdeka Barat 13, Jakarta. Pada waktu pembukaan, terdapat empat jurusan, yaitu Jurusan Sastra Indonesia, Jurusan Ilmu-Ilmu Sosial, Jurusan Sejarah, dan Jurusan Ilmu Bangsa-Bangsa. Pembentukan Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte ini berhubungan erat dengan usaha pembentukan suatu Universiteit van Nederlands-Indi� (Universitas Hindia Belanda). Menurut rencana semula, Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte hanya didirikan untuk jangka waktu satu tahun, mengingat telah adanya rencana pembentukan universitas tersebut. Dalam kenyataannya, universitas yang direncanakan ini tidak dapat didirikan pada waktu yang diharapkan, sehingga usia berdirinya fakultas itu sebagai sebuah fakultas yang mandiri diperpanjang satu tahun lagi.
Pada tahun 1942, Jepang yang terlibat Perang Dunia II menduduki dan menguasai Indonesia. Seluruh kegiatan pendidikan terhenti, tidak terkecuali Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte yang baru dibuka. Pemerintah jajahan Jepang membuka lembaga-lembaga pendidikannya sendiri termasuk pendidikan tinggi, kecuali Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya.
Setelah proklamasi kemerdekaan (1945), pemerintah Republik Indonesia mendirikan Balai Perguruan Tinggi Republik Indonesia (BPTRI) di Jakarta. Sementara itu, pada tahun 1946, Belanda berusaha berkuasa kembali di Indonesia serta membuka sebuah universitas darurat dengan nama Nooduniversiteit pada tanggal 21 Januari. Ketika NICA (Netherlands Indies Civil Administration) menguasai Jakarta, BPTRI pun pindah ke Yogyakarta. Di sana, diselenggarakan BPTRI yang menjelma menjadi Universitit Gadjah Mada (yang sejak tahun 1954 menjadi Universitas Gadjah Mada), sedangkan sebagian kemudian pindah ke Jakarta. Pada tanggal 21 Maret 1947, Nooduniversiteit berganti nama menjadi Universiteit van Indonesie yang fakultas-fakultasnya tersebar di Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Makasar. Sejak 1954 secara berangsur-angsur fakultas-fakultas tersebut menjadi lembaga-lembaga pendidikan tinggi yang berdiri sendiri, seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga, dan Universitas Hasanuddin.
Pada tanggal 2 Februari 1950, Universiteit van Indonesie diambil alih oleh BPTRI dan namanya diganti menjadi Universitet Indonesia dan yang sejak 1954 menjadi Universitas Indonesia; di dalamnya termasuk Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte yang telah berganti nama menjadi Fakultet Sastra dan Filsafat. Jurusan-jurusan yang tersedia pada waktu itu adalah Jurusan Sastra Indonesia, Jurusan Sastra Belanda, Jurusan Sastra Cina dan Jurusan Arkeologi. Keempat jurusan itu kemudian disesuaikan dengan kepentingan Indonesia serta didasarkan atas tersedianya tenaga pengajar. Berdasarkan hal itu, jurusan-jurusan yang dibentuk adalah Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Cina, Arkeologi, dan Jurusan Bebas. Jurusan Bebas menampung mahasiswa yang bidang ilmunya belum merupakan jurusan sendiri; jurusan itu kemudian dihapuskan pada tahun 1961.
Dalam perkembangan selanjutnya, Fakultet Sastra dan Filsafat diganti menjadi Fakultet Sastra, karena pengertian sastra dianggap mencakup pula filsafat. Nama Fakultet Sastra yang kemudian menjadi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya sampai sekarang masih dipertahankan. Sesuai dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan masyarakat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) mengembangkan jumlah jurusan yang dikelolanya menjadi 13 jurusan, yakni Jurusan Sastra Indonesia, Jurusan Sastra Daerah, Jurusan Sastra Asia Timur yang terdiri atas Program Studi Cina dan Jepang, Jurusan Sastra Asia Barat dengan Program Studi Arab, Jurusan Sastra Germania yang terdiri atas Program Studi Jerman dan Belanda; Jurusan Sastra Inggris, Jurusan Sastra Roman dengan Program Studi Prancis, Jurusan Sastra Slavia dengan Program Studi Rusia, Jurusan Arkeologi, Jurusan Sejarah, Jurusan Linguistik, Jurusan Kesusastraan, Jurusan Filsafat, dan Jurusan Ilmu Perpustakaan. Perlu ditambahkan bahwa Jurusan Antropologi yang mula-mula berada di FIB, sejak tanggal 14 Juni 1983 diserahterimakan pengelolaannya ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0174/0/1983. Peresmian serah-terima dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 1983.
Pada permulaan tahun lima puluhan, beberapa kuliah masih diberikan dalam bahasa Belanda, karena jumlah tenaga pengajar berbangsa Belanda masih cukup banyak. Keadaan serupa juga terdapat di fakultas-fakultas lain di lingkungan Universitas Indonesia. Pada tahun 1951, Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan surat keputusan yang mewajibkan pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam semua kuliah. Dalam rangka pengadaan tenaga pengajar sekolah menengah, pada awal sejarahnya FIB pernah pula menyelenggarakan program pendidikan yang disebut Kursus B-I dan B-II, yang pada prinsipnya sama dengan pendidikan MO-A dan MO-B (MO adalah Middelbaar Onderwijs 'Pendidikan Menengah'), seperti yang diselenggarakan oleh beberapa universitas di Negeri Belanda. Kursus-kursus tersebut sekarang dikelola oleh Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP).
Di samping mengelola program pendidikan sarjana, FIB juga pernah mengelola lembaga-lembaga penelitian. Salah satu di antaranya ialah Lembaga Bahasa dan Budaya (dahulu disebut Institut voor Taal en Cultuur-Onderzoek atau ITCO) yang bertugas melaksanakan penelitian bahasa dan kebudayaan Indonesia. Dalam perkembangan selanjutnya, lembaga itu menjadi Lembaga Bahasa dan Kesusastraan, yang secara administratif bernaung di bawah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dan sesudah beberapa kali ganti nama sekarang dikenal sebagai Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Sejak dibuka kembali pada tahun 1947, tempat kuliah utama FIB adalah di Jalan Diponegoro 82. Kemudian, sejak tahun 1960, pindah ke Kampus Rawamangun. Sejak tahun akademik 1987/1988 FIB pindah ke Depok bersama beberapa fakultas lainnya. Pada saat ini FIB mengelola program sarjana, magister, doktor dan diploma.
Segenap sivitas akademika FSUI berpendapat bahwa nama "Fakultas Sastra" sudah tidak memadai lagi. Alasannya, istilah "sastra" kini telah mengalami penyempitan sehingga disalahartikan sebagai identik dengan "kesusastraan". Oleh sebab itu ada semacam persepsi keliru dari sebagian besar masyarakat bahwa lulusan Fakultas Sastra adalah orang yang hanya ahli atau tahu tentang bersajak-sajak, prosa, atau bentuk-bentuk kesusastraan lain. Padahal, seorang lulusan FSUI adalah seorang sarjana yang menguasai bahasa dan kebudayaan dari suatu wilayah atau bangsa. Kesusatraan memang diajarkan di FSUI, tapi ia hanya sebagian kecil dari kurikulum FSUI. Atas dasar yang disebut di atas, maka kata Fakultas Sastra untuk FSUI dengan demikian kurang memberikan representasi bidang-bidang lain yang diberikan di FSUI yaitu sejarah, filsafat, arkeologi, perpustakaan, dan linguistik. Oleh karena itu pada tahun 2002 kami mengadakan perubahan nama, "Fakultas Sastra Universitas Indonesia(FSUI) menjadi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB). Kami mengharapkan agar dengan perubahan nama tersebut dapat menghilangkan persepsi keliru masyarakat tentang apa yang diajarkan di FSUI dan bagaimana lulusan fakultas tersebut.


NAMA DEKAN
FAKULTAS ILMU PENGETAHUAN BUDAYA
UNIVERSITAS INDONESIA
PERIODE: 1950--Sekarang

1950--1956  Prof. Dr. Prijono
1956--1961  Prof. Dr. Tjan Tjoe Siem
1961--1964  Prof. Dr. R.M. Soetjipto Wirjosoeparto, M.A., Ph.D.
1964--1965  Prof. Dr. Soemantri Brodjonegoro (Pejabat Dekan)
1966--  Prof. Dr. R.M. Koentjaningrat
1966--1967  Anton Moeliono, S.S., M.A. (Ketua Presidium)
1967--1969  Prof. Dr. R.B. Slametmuljana
1969--1975  Prof. Dr. Harsja W. Bachtiar
1975--1978  Prof. Dr. Haryati Soebadio
1979--1983  Gondomono, S.S., M.A.
1983--1989  Dr. Noerhadi Magetsari
1989--1995  Prof. Dr. Achadiati Ikram
1995--1999  Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono
1999--2004  Prof. Dr. Abdullah Dahana
2004--2008  Prof. Dr. Ida Sundari Husen
 2008-- Sekarang Dr. Bambang Wibawarta

Minggu, 24 Juni 2012

Welcome Maba Undangan, 12 Juni 2012


Masih inget nggak tanggal 12 Juni 2012 kemarin kita ngapain?
Yup. Betul sekali. 12 Juni kemarin merupakan tanggal pendaftaran ulang sekaligus welcome maba bagi para mahasiswa baru jalur SNMPTN Undangan yang pengumumannya dilakukan pada tanggal 25 Mei. Ribuan maba yang berasal dari jalur tersebut sudah mulai memadati Balairung UI sejak pukul 08.00, tak terkecuali juga maba FIB. Udara hari itu terik banget (cenderung panas dan menggelora) dan penuh keringat. Tapi untungnya, teman-teman Budaya 2012 dan Panitia semua tetap semangat dalam menjalani hari itu.
Berikut adalah hasil momen-momen welcome maba yang berhasil diabadikan oleh tim HPD PSA Mabim FIB UI 2012. Selamat menikmati :D

persiapan panitia welcome maba FIB di pagi hari :D

maba-maba FIB yang berada di pemberhentian sementara :D
 



  maba-maba FIB yang berada di dalam stand setelah penantian yang melelahkan :D


panitia-panitia yang berada di pemberhentian sementara

 menunggu hujan :D

Nhaa.. itu tadi momen-momen welcome maba 12 Juni kemarin. Tetap semangat ya sob!
Selaksa Karya Berbalut Napas Budaya.

Rabu, 20 Juni 2012

Orang-orang Keren Lulusan FIB UI!

"Ah, masuk FIB lagi.."
Eitss! Singkirkan keluh kesah kalian saat kalian sudah menginjakkan kaki di kampus budaya yang satu ini! :D Banyak lulusan bahkan mahasiswa FIB yang menghasilkan banyak prestasi. Mau tau siapa aja? Yuk kita intip :D

 Widi Mulia Sunarya, atau yang lebih kita kenal sebagai Widi B three ini ternyata lulusan D3 Sastra Inggris UI '99 loh :D

 Isabella Fawzi, buah cinta Ikang Fawzi dan Marissa Haque ini adalah lulusan Sastra Inggris FIB UI sob :D

 Siapa yang nyangka sih kalau ternyata Erdian Aji Prihartanto alias Anji 'Drive' ini dulu berkuliah di Sastra Cina UI angkatan '97? :D


 Wanita cantik yang pernah membintangi film 'Ada Apa Dengan Cinta' bareng Nicholas Saputra jaman kita SD dulu adalah lulusan Filsafat FIB UI angkatan 2006 :D FYI, Nicholas Saputra sendiri adalah lulusan Teknik Arsitektur FT UI. Waah.. tetanggaan nih kampusnya, cuma nyebrang Teksas doang :p


 Lusy Rahmawati, mantan personel AB Three ini juga ternyata lulusan D3 Sastra Prancis UI '97. :D

 Kamga Mohammed, a.k.a Kamga 'Tangga' adalah mahasiswa D3 Sastra Inggris UI sob.. Pada PSA Mabim tahun 2010 dan 2011 doi datang sebagai bintang tamu. Keren banget deh sob :D

 Dara manis berjilbab yang membintangi film layar lebar besutan Kang Abik ini adalah lulusan Sastra Belanda 2007. Yup, siapa lagi kalau bukan Oki Setiana Dewi :D

 Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva, adalah mahasiswa Sastra Prancis.

Tokoh lulusan FIB UI yang satu ini sangat fenomenal. Waktu dia kuliah dulu, nama fakultas kita masih Fakultas Sastra UI. Ia merupakan salah satu penggerak mahasiswa di jaman orde lama. Perjalanannya pernah diabadikan di dalam satu film layar lebar yang berjudul "Gie". Betul sekali, Soe Hok Gie adalah lulusan Ilmu Sejarah Fakultas Sastra UI tahun 1961 :)
Penyanyi yang terkenal dengan lagu Kroncong Protol nya ini adalah lulusan D3 Sastra Belanda UI :D

 Rayi Putra Rahardjo alias Rayi RAN ini adalah lulusan Filsafat sob. Sejurusan sama Dian Sastro rupanya :D

 Bintang iklan dan sinetron yang cantik satu ini adalah lulusan Sastra Indonesia FIB UI man-teman. :D

Jadi, jangan pernah menyesal masuk FIB UI sob, karena fakultas kita adalah fakultas yang penuh ilmu dan budaya. Salam Budaya! :D

Selaksa Karya Berbalut Napas Budaya.

Rabu, 13 Juni 2012

Pengumuman Perekrutan Terbuka PSA Mabim FIB UI 2012



SELAMAT BERGABUNG MENJADI KELUARGA BESAR PSA MABIM FIB UI 2012








Nama
Prodi/Angkatan

Abimanyu Isranto
Indonesia 2010

Adi Prakoso
Rusia 2010

Adinda Almira Pithaloka
Perancis 2011

Adinda Ayu Puspita Rudystina
Perancis 2011

Adisty Diah Hardianti
Indonesia 2010

Agung Binatoro
Sejarah 2011

Ajimas Senopati
Cina 2011

Aldis Tannos
Sejarah 2011

Alifah Melisa
Cina 2010

Aliya Kiasatina
Jepang 2011

Amanda Agustine
Inggris 2011

Amanda Margareta
Indonesia 2011

Angela Novitasari
Jepang 2011

Anggi Setiawan
Rusia 2011

Anniesa Fithriana
Rusia 2010

Anisa Dwi Astuti
Jepang 2011

Arga Trisna Y.
Indonesia 2011

Arizal Riyaldi
Arab 2011

Arlicca Putri Utami
Belanda 2010

Aubrey Agustine
Jepang 2011

Bella Jaya
Korea 2010

Berlindha Wimbardani
Belanda 2010

Bilqis Aulia Ul Haq
JP 2011

Birgitta Cynthia Dwi Puspita
Cina 2010

Chairrudin Nurfianto
Cina 2010

Christine Rianti Butarbutar
Cina 2010

Chusnul Chotimah
Indonesia 2010

Cory Soneti Suwito
Cina 2011

Dewa Made Yoga
JIP 2011

Dewi Saraswati
Sejarah 2011

Dhia Nabilla
Jerman 2011

Diandra Nurandea Monami
Cina 2011

Diar Luthfi Khairina
Indonesia 2010

Driska Dianisari
Jepang 2011

Embun Bening Diniari
Jerman 2011

Endah Siti Nurohmah
Inggris 2011

Elisabeth Denok S.
Jerman 2010

Ericha Mediyanti
Jerman 2010

Erlita Nur Rahman
Indonesia 2011

Evi Santi Pratiwi
Indonesia 2011

Fadhlia Najmiya
Indonesia 2010

Fariz Naufal Jatmiko
Jepang 2011

Fania Oktaliani
Jepang 2011

Firstrianisa Gustiawati
Indonesia 2011

Friska Ganiaputri
Jepang 2010

Geraldi Ramadhan
Belanda 2010

Hafizh Khoirruvi
Arab 2011

Hana Maulida
Perancis 2011

Herza Godlyva Victoria Alamsyah
Rusia 2011

Indah Khairunnisah
Arab 2010

Jane Hillary
Perancis 2011

Jessica Marcella
Inggris 2010

Jessica Wulandea Kairupan
Perancis 2011

Johanes Rizky Halomaan S.
Belanda 2011

Josefine Yaputri
Inggris 2010

Kartika Chandra H.
Sejarah 2011

Kartika Novita Sari
Jawa 2010

La Agusta Putri
Inggris 2010

Labibah Zai
Sejarah 2010

Laras Lauditta Hersanto
Cina 2010

Larasati Meidiana
Jepang 2011

Luthfiana Abdullah
Indonesia 2010

M. Arif Albana
Arab 2011

Maraya Afina Putri
Jerman 2011

Marga Apsari
Jepang 2011

Maria Teresa Rani
Perancis 2011

Marlina Ayuningtias
Jepang 2011

Melissa Ilona Asri
Jepang 2011

Meutia Adelia
Perancis 2011

Meydiana Widyaningsih
Jepang 2011

Mitla Taslima
Jepang 2011

Muhammad Deden Purnama
Indonesia 2011

Muhammad Difi Fahmi
Rusia 2011

Muhammad Imam Wibowo
JIP 2010

Muhammad Jeihan Farensyah
Perancis 2011

Muhammad Syahrir
Sejarah 2011

Nadya Karima Melati
Sejarah 2011

Nadya Sarastyani
Jepang 2011

Nola Triyanda
Cina 2010

Norma Diana
Filsafat 2011

Nur Afni Chelya Putri
Rusia 2011

Nur Rahmah Az-Zahra
Korea 2010

Nurul Handayani
Perancis 2011

Okta Prahastomo
Arkeologi 2010

Oriza Septiyandra
Rusia 2011

Ovi Ratna Dyah K.
Arkeologi 2011

Putri Rosmalia Octaviyani
Indonesia 2010

Rahmatia Ayu Widyaningrum
Indonesia 2010

Raihan Abiyan Fattah
Belanda 2011

Rakasiwi Permana P.
Indonesia 2011

Ria Indah Lestari
Rusia 2011

Riesti Fadryona
Cina 2010

Rifki Fadhlillah
Jerman 2011

Rika Amelina
Indonesia 2010

Ririn Qunuri Syakur
Sejarah 2011

Rizka Zata Lini Sabarkiat
Jepang 2011

Rizki Fitriana Sari
Cina 2011

Rizky Ana Pirussa
Indonesia 2010

Rizky Utami Hutapea
Inggris 2010

Rozana Ahlamia
JIP 2011

Safa Nabilla
Jerman 2011

Shafira Amanita
Jepang 2011

Sugianto
Arab 2010

Syadiidah
Indonesia 2010

Tegar Ahmad Ramadan
Perancis 2011

Thomas Yerihko
Cina 2010

Trisanti Arini
Jerman 2011

Tya Maharani Udaya
Perancis 2011

Winda Prilly Kusumaningdyah
Indonesia 2011

Yuditha Savka
Jepang 2011